Jumat, 23 Mei 2014

BTF Keep Spirit !

Haloo semua member Taekwondo BTF, sudah pada siap kah untuk kejuaraan Taekwondo Jakarta Barat yang akan di laksanakan pada Hari Sabtu 24-05-2014 nanti di Gor Grogol Jakarta Barat ?
Pastinya harus udah pada siap ya, di lihat dari persiapan dan latihan club kita ini, sepertinya udah pada optimis untuk menang dan membawa banyak medali di kejuaraan nanti ya ?
Kali ini Club BTF menurunkan kurang lebih 30 atlet yang nanti nya akan bertanding loh.
Intinya si yang terpenting itu adalah jadi lah fighter atau peserta yang terbaik, secara mental, tehnik, dan etika pada saat arena pertandingan nanti.
Hmmm... saya kasih sedikit informasi nih tentang kejuaraan taekwondo nanti, di simak ya ^_^

Nah nanti pada saat kejuaraan Taekwondo itu di laksanakan, kurang lebih bentuk arena dan lokasi gor itu seperti ini, posisi fighter di bawah dan penonton di atas seperti arena kejuaraan yang sebenarnya, dengan arena bertanding berwarna merah dan biru. Di setiap arena terdapat 3 wasit di setiap pinggir atau sudut arena yang memegang sebuah controler point, berbentuk stik ps gitu hehe.. jadi pada stik ps itu ada 2 tombol berwarna merah dan biru, untuk memberikan point kepada fighter yang ada di arena, nah wasit itu kan ada 3 di sudut arena, jadi sistemnya, contoh nya nih ya : fighter yang memakai dob berwarna merah tiba - tiba menendang dob lawanya dan serangan itu mengenai, jika menurut 3 wasit itu, bahwa tendangan itu masuk point, maka ke empat wasit itu akan menekan tombol merah, dan beranggapan bahwa point itu masuk, maka si fighter dari sudut merah itu mendapatkan point. Nah bagaimana jika tidak semua wasit menganggap point itu masuk ? jadi seperti sistem suara, jika 2 wasit menggangap point masuk dan menekan tombol untuk yang bersangkutanm, dan 1 wasit menggangap bahwa tendangan itu tidak masuk point, maka fighter itu tetap mendapatkan point, kaya 2 lawan 1 suara.
Dan masih ada 1 wasit yang ada di arena yang mengontrol berjalanya pertandingan, hmmm pasti udah pada tau kan tugasnya ? jadi ia yang mengawasi berjalanya pertandingan seperti memberhentikan pertandingan, memberi waktu istirahat, memberikan sanksi pelanggaran dan seterusnya yang berhubungan dengan kejuaraan.
Nah Coach atau pelatih dari setiap sudut di berikan sebuah kartu, yang di gunakan untuk protes jika tendangan dari sudut yang ia dampingi menendang dob lawan, namun wasit tidak menggangap point itu masuk, nah langsung si coach ini mengangkat kartu, dan melaporkan protesnya, lalu coach menjelaskan protesnya, dan wasit akan mendiskusikan nya, jika menurut wasit point itu masuk makan akan di berikan pointnya, dan jika ternyata wasit tidak setuju dengan protes nya si coach maka kesempatan protes itu akan hilang sampai final, jadi setiap fighter hanya punya 1 kartu atau 1 kesempatan untuk protes sampai ia masuk final.
Durasi pertandingan

Setiap pertandingan taekwondo terdiri dari 3 ronde yang masing-masing waktunya 2 menit.Selama pertandingan berlangsung yang di anggap menang dari pertandingan adalah ia yang bisa mencetak 10 point pertama, atau dari pihak lawan KO / mengundurkan diri.

Kalau Etika masuk lapangan, saat memasuki arena pegang helm atau headgar di sebelah kiri, begitu masuk hormat terhadap juri dan wasit, lalu ke coach lawan, lalu bersalaman kepada lawan kita, begitu wasit memberi aba aba untuk memakai helm, pakailah, itu yang di katakan Sebeum Edwin.

Ada 4 medali untuk sang juara, emas, perak, dan perunggu 2, tidak usah muluk muluk yang kita pikirkan, yang terpenting main bagus aja,dan mendapatkan medali, tetapi terus berusaha, tidak usah takut pada lawan yang kita hadapi, mau seseram apa, sabuk apa, segede apa, lawan saja.

Siapakan diri, fisik, stamina, dan kemampuan kalian untuk besok...

Ok segitu deh sedikit informasi yang saya berikan, Keep Spirit untuk atlet BTF di Kejuaran Besok ya ! Tunjukan bahwa Club Taekwondo BTF Bisa !
Saya Fiki undur diri, maaf kalo ada salah2 dalam penulisan blog, hehehe, terima kasih...
Born The Force = Lahirnya sebuah kekuatan, tunjukan kekuatan, strategi kalian pada kejuaraan ini ^_^


Writer Fiki Firmanto


Tidak ada komentar:

Posting Komentar